Showing posts with label Dunia IT. Show all posts
Showing posts with label Dunia IT. Show all posts

aspek dan ancaman keamanan system

ASPEK KEAMANAN
1. Privacy
– Aspek ini berhubungan dengan kerahasiaan data-data.
– Serangan terhadap aspek ini antara lain adalah penyadapan data

2. Integrity
– Integrity (keutuhan) mengatakan bahwa data atau informasi tidak boleh
berubah (tampered, altered, modified) tanpa ijin dari pemilik.
– Serangan terhadap aspek intergrity adalah adanya virus, trojan horse, atau
masuknya orang yang tidak berhak ke sistem informasi.

3. Authentication
– Aspek authentication digunakan untuk meyakinkan keaslian data, sumber
data, orang yang mengakses data, dan server yang digunakan.
– Serangan terhadap mekanisme authentication antara lain adalah pemalsuan
password, tanda pengenal, atau identitas lainnya.

4. Availability
Aspek availability (ketersedian) menjamin bahwa data dan informasi harus
dapat tersedia ketika dibutuhkan.

5. Non-repudiation
Aspek non-repudiation mengatakan bahwa seseorang tidak dapat
menyangkal apabila dia telah melakukan sebuah transaksi.

6. Access control
Aspek ini membatasi atau mengatur siapa boleh melakukan apa. Biasanya
akses ke suatu data atau sistem memiliki tingkat (level).

ANCAMAN KEAMANAN
a. Kerahasiaan : Terjamin kerahasian data yang dimiliki.
b. Integritas : Data hanya dapat diakses oleh pihak-pihak yang
berwenang.
c. Ketersediaan : Ketersediaan data untuk diakses oleh pihak-pihak yang
berwenang.

PERMASALAHAN YANG PENTING DALAM KEAMANAN DATA

a. Kehilangan Data
1. Bencana seperti banjir, gempa,perang dll
2. Kesalahan pada perangkat keras dan perangkat lunak
3. Human error seperti kesalahan entry

b. Penyusup (Intruder)
1. Penyusup pasif
Membaca data yang tidak diotorisasi
2. Penyusup Aktif
Membuat perubahan data yang tidak diijinkan (unauthorized) pada data.

c. Dasar Keamanan Sistem Komputer
1. Keamanan Fisik
Keamanan fisik dapat dilakukan dengan menempatkan system computer
pada tempat yang mudah diawasi dan dikontrol.
2. Keamanan Akses
Keamanan akses menjadi tanggung jawab administrator system
mengontrol dan mendokumentasikan seluruh akses sehingga dapat
mempercepat dan mempermudah pencarian penyebab masalah dan
solusinya.
3. Kemanan Data
Kemanan data dilakukan dengan menerapkan system tingkatan akses
dimana seseorang hanya dapat mengakses data dalam lingkungan kerjanya
saja.
4. Kemanan Jaringan
Pada dasarnya, jaringan komputer adalah sumber daya (resources) yang
dibagi dan dapat digunakan oleh banyak aplikasi dengan tujuan berbeda.
Kadang-kadang, data yang ditransmisikan antara aplikasi- aplikasi
merupakan rahasia, dan aplikasi tersebut tentu tidak mau sembarang orang
membaca data tersebut. Sebagai contoh, ketika membeli suatu produk
melalui internet, pengguna (user) memasukkan nomor kartu kredit ke
dalam jaringan. Hal ini berbahaya karena orang lain dapat dengan mudah
menyadap dan membaca data tsb pada jaringan.

KEAMANAN SISTEM

1. Keamanan Eksternal
Keamanan yang berhubungan dengan fasilitas computer dari penyusup dan
bencana alam
2. Keamanan Interface
Berkaitan dengan identifikasi pemakai sebelum diijinkan mengakses program
dan data yang tersimpan di dalam system
3. Keamanan Internal
Berkaitan dengan dengan beragam keamanan yang dibangun pada perangkat
keras dan system operasi untuk menjamin operasi yang handal dan untuk
menjaga keutuhan program serta data

Sejarah Hacker

Asal pertama kata "Hacker" sendiri berawal dari sekitar tahun 60-an di Las Vegas di adakan sebuah permainan (Game) yang menggunakan system jaringan komputer (networking) dimana cara permainan itu satu sama lain berusaha untuk masuk ke system komputer lawan (pemain lainya) dan melumpuhkannya. dari sinilah kemudian orang-orang menamakan sekelompok anak-anak muda yang mengikuti permainanan ini sebagai "Hackers" yaitu sekelompok anak-anak muda yang mampu menjebol dan
melumpuhkan system komputer orang.

Pada pekembangan selanjutnya kelompok Mahasiswa Tech Model Railroad Club di Laboratorium Kecerdasan Artifisial Massachusetts Institute of Technology (MIT).Mereka merupakan salah satu perintis perkembangan teknologi komputer dan mereka beroperasi dengan sejumlah komputer mainframe. Kata hacker pertama kali muncul dengan arti positif untuk menyebut seorang anggota yang memiliki keahlian dalam bidang komputer dan mampu membuat program komputer yang lebih baik dari yang telah dirancang bersama. Kemudian pada tahun 1983, analogi hacker semakin berkembang untuk menyebut seseorang yang memiliki obsesi untuk memahami dan menguasai sistem komputer. Pasalnya, pada tahun tersebut untuk pertama kalinya FBI menangkap kelompok kriminal komputer The 414s yang berbasis di Milwaukee AS. 414 merupakan kode area lokal mereka. Kelompok yang kemudian disebut hacker tersebut dinyatakan bersalah atas pembobolan 60 buah komputer, dari komputer milik Pusat Kanker Memorial Sloan-Kettering hingga komputer milik Laboratorium Nasional Los Alamos. Salah seorang dari antara pelaku tersebut mendapatkan kekebalan karena testimonialnya, sedangkan 5 pelaku lainnya mendapatkan hukuman masa percobaan.

Kemudian pada perkembangan selanjutnya muncul kelompok lain yang menyebut-nyebut diri hacker, padahal bukan. Mereka ini (terutama para pria dewasa) yang mendapat kepuasan lewat membobol komputer dan mengakali telepon (phreaking). Hacker sejati menyebut orang-orang ini ‘cracker’ dan tidak suka bergaul dengan mereka. Hacker sejati memandang cracker sebagai orang malas, tidak bertanggung jawab, dan tidak terlalu cerdas. Hacker sejati tidak setuju jika dikatakan bahwa dengan menerobos keamanan seseorang telah menjadi hacker.

Para hacker mengadakan pertemuan setiap setahun sekali yaitu diadakan setiap pertengahan bulan Juli di Las Vegas. Ajang pertemuan hacker terbesar di dunia tersebut dinamakan Def Con. Acara Def Con tersebut lebih kepada ajang pertukaran informasi dan teknologi yang berkaitan dengan aktivitas hacking.

Demikian simple definisi dan asal-usul “Hacker“, yang pernah saya telusuri.tapi di zaman sekarang hacker diidentikkan dengan seseorang Komputer Maniac dan melakukan upaya-upaya penerobosan suatu sistem komputer tanpa otorisasi yang sah dengan tujuan untuk mengambil atau mencuri sesuatu dan identik dengan kriminal.

Para Hacker sejati sebetulnya memiliki kode etik yang pada awalnya diformulasikan dalam buku karya Steven Levy berjudul Hackers: Heroes of The Computer Revolution, pada tahun 1984.

Kode Etik Hacker

Kode etik hacker tersebut, yang kerap dianut pula oleh para cracker, adalah :

1.Akses ke sebuah sistem komputer, dan apapun saja dapat mengajarkan mengenai bagaimana dunia bekerja, haruslah tidak terbatas sama sekali
2.Segala informasi haruslah gratis
3.Jangan percaya pada otoritas, promosikanlah desentralisasi
4.Hacker haruslah dinilai dari sudut pandang aktifitas hackingnya, bukan berdasarkan standar organisasi formal atau kriteria yang tidak relevan seperti derajat, usia, suku maupun posisi
5.Seseorang dapat menciptakan karya seni dan keindahan di computer.
6.Komputer dapat mengubah kehidupan seseorang menjadi lebih baik.

Aplikasi Bisnis dalam (AI) Artificial intelegensi

1. Expert System di Digital Equipment Coorporation
XCON ( Expert Configuration)
XCON merupakan expert sistem pertama yang digunakan secara harian dalam bisnis. XCON digunakan untuk menentukan kebenaran pesanan pelanggan dan memberi pedoman untuk pangasemlingan atau penggabungan konfigurasi komputer yang diperlukan untuk memenuhi pesanan.
XSEL
Digunakan untk membentuk pesanan pelanggan
XFL
Digunakan untuk menggambarkan diagram tata ruang komputer untuk menempatkan sistem yang dipesan
XCLUS
Digunakan untuk mengfigurasi cluster peralatan yang dibutuhkan dalam jaringan yang mempunyai node banyak
XNET
Digunakan untuk merancang LAN dan menentukan komponennya
SIZER
Digunakan untuk memperkirakan ukuran sumber ukuran komputerisasi yang diperlukan untuk memenuhi berbagai kebutuhan aplikasi.

2. Expert System dalam Bidang Keuangan
Authorizer Asistant
Digunakan untuk mengevaluasi permintaan kredit. Dikembangkan oleh American Ekspress
3. Expert System dalam Industri Energi
Prospector
Penggabungan pengetahuan dan dat kebiasaan yang dilakukan para ahli geologi ketika data pengetahuan dan adat kebiasaan yang dilakukan para ahli geologi ketika data diinterpretasikan dari oil well logs (log sumur minyak). Prospector banyak digunakan pada molydenum deposit di pemerintahan negara bagian Washington.